Petunjuk Dasar pencegahan Penyakit pada Kelinci

Standar

Para pengunjung aMmy Rabbit’s  yang setia,

Seperti kita ketahui bersama, bahwa peliharaan kita (kelinci) adalah merupakan hewan yang sangat rentan sekali terhadap penyakit. Pola makan yang salah, perubahan cuaca, lingkungan yang tidak bersih dan masih banyak lagi faktor penyebab yang dapat mengakibatkan si Kelinci sakit dan tidak jarang pula berakhir dengan kematian.  Tidak ada obat yang lebih mujarab untuk bisa menyelamatkan hewan kesayangan kita ini selain suatu tindakan yang dapat kita lakukan, yakni “tindakan pencegahan“.

Kali ini tulisan yang saya share adalah mengenai petunjuk dasar dan sederhana yang Saya yakin kita semua bisa lakukan.

Selamat membaca.

  • Penyakit adalah merupakan hal yang alami yang akan hinggap pada setiap mahluk hidup, dan tidak semua penyakit bisa disembuhkan atau dihilangkan secara total.  Tapi dengan tindakan-tindakan yang pintar maka penyakit akan dapat ditekan ke level yang paling minim dan berisiko rendah.
  • PENCEGAHAN PENYAKIT ADALAH SANGAT-SANGAT LEBIH BAIK DIBANDINGKAN DENGAN MENGOBATI.
  • Pemilihan bibit yang baik adalah sangat diperlukan jika Anda ingin memeliharanya untuk diternak-kan. Daya tahan tubuh yang tinggi, umur yang panjang dan produktivitas yang tinggi merupakan faktor penentu keberhasilan.
  • Hindari memelihara kelinci dalam jumlah yang besar dan lingkungan yang kecil/sempit.
  • Berilah ventilasi yang cukup untuk setiap kandang kelinci. Bentuk kandang yang tertutup dengan alas kawat akan mengakibatkan ventilasi udara mengalir dari bawah keatas dan jenis ventilasi seperti ini adalah tidak disukai kelinci.
  • Sesekali, bawalah kelinci Anda untuk menikmati sinar matahari pada saat hari tidak terlalu panas.
  • Jagalah selalu kandang kelinci Anda bersih dan tetap kering, perhatikan kebersihan tempat makan dan minumnya, hal ini dapat mencegah dan meminimalisir penyebaran kuman penyakit.
  • Selalu isolasi beberapa minggu untuk kelinci-kelinci yang baru anda dapatkan dari manapun jika ingin dikumpulkan dengan peliharaan anda yang lain.
  • Selalu isolasi kelinci yang dicurigai terkena infeksi penyakit, jika Anda senang merawat peliharaan anda maka selalu dahulukan merawat kelinci yang sehat dan rawatlah kelinci yang sakit pada proses terakhir.
  • Lindungilah kelinci Anda dari lingkungan yang dapat membuat kelinci terganggu (misal daerah yang bising, berasap, perubahan temperature yagn ekstrim jika dipelihara diruang terbuka, dll), hewan-hewan pengganggu/pencari mangsa (kucing, tikus, anjing, musang, dll). Faktor-faktor ini dapat membuat kelinci anda stress.
  • Biarkan kelinci Anda dapat menikmati masa istirahatnya sesuai dengan siklus hidupnya. Kelinci memeliki ke-aktifannya pada masa menjelang subuh dan sore hari.

Akhir kata, mudah-mudahan ada manfaat yang bisa diambil dari post ini.

One response »

  1. hay…. aku pingin nanya katanya kalau kanker telinga itu kelinci nya suka geleng2 kepala, goyang2 kelala, garuk2 kelpala yg tadinya bening menjadi merrah dan keluar air dari dan menjad kerak

    pertanyaannya, kelinci saya suka geleng2 kepala dan garuk telingan ngk sering sih. apa itu kanker telinga?

    THX

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s