19 JURUS MEMELIHARA KELINCI

Standar
Sebelum kita usaha ternak kelinci, barangkali uraian ini bermanfaat bagi yang mau beternak kelinci, beternak kelinci memang ada kendala dan beternak kelinci harusn dijadikan pendapatan keluarga. Ada beberapa jurus yang perlu kita pahami. Sebelum melakukan tindakan beternak, maka niat dan doa sangat diharuskan.
Jurus  19  sembilan belas  yang perlu kita lakukan :
  • Beternak kelinci harus mendapat dukungan dan restu dari keluarga.
Yang dimaksud dengan keluarga adalah orang yang  serumah, satu lingkungan yang dekat dengan kandang , karena keluarga  ini sangat mempengaruhi  kehidupan, kenyamanan  ternak kelinci
  • Memelihara kelinci unggul untuk memperlancar usaha ternak kelinci
Ini akan berpengaruh pada keturunan, ketahanan terhadap penyakit, ketahanan terhadap perubahan cuaca.Sehingga sangat penting dalam pemilihan bibit, usahakan mendatangkan kelinci dari penangkar kelinci.
  • Ciptakan kasih sayang pada binatang ternak.
Dengan kasih sayang, ternak kelinci merasa aman dan merasa terjaga dalam hal dari ancaman luar, sehingga aktivitas kelinci lebih merasa bebas dari ganguan
  • Catatlah setiap kejadian pada ternak kelinci.
Catatan ini meliputi,  silsilah, riwayat kesehatan, obat yang diberikan, cara pengobatannya, injeksi atau oral,  dan lainnya
  • Kesehatan ternak kelinci lebih pentng dari pada uang dari hasilternak kelinci.
Maksudnya adalah, kita jangan memburu kelinci demi uang, misalnya brindil  baru umur satu  bulan  induk pingin dikawinkan lagi biar cepat bunting, tetapi  mengabaikan kesehatan ternak indukan ( pada peranakannya)
  • Kandang dibuat senyaman mungkn buat tenak kelinci.
Kandang tidak harus yang bahan mahal, tetapi dapat bebasnya kelinci untuk bergerak, terutama untuk kelinci indukan, butuh kandang yang lebih luas, kita jangan memasung kelinci di kandang.
  • Mengawinkan kelinci setalah kematangan fisik, bukan dewasa kelamin
Kawinkan kelinci setelah betul betul kelinci secara fisik sudah siap kawin (untuk jenis flams umur 8 bulan) bila perkawinan dilakukan aena sudah dewasa kelamin ( umur 5 bulan) walau sudah minta kawin tapi jangan dikawinkan, karena secara fisik belum siap, dan akan mengakibatkan banyak brindil yang mati.
  • Memperbanyak kelinci dengan  melihat ternak dan kemampuan ternak.
Ini sangat penting, saat ternak menghadapi perubahan cuaca, disarankan untuk tidak mengadakan perkawinan agar kelinci bisa istirahat dan tangguh dalam menghdapi cuaca
  • Jangan mengawinkanternak kelici sedarah (sebapak, seibu, se kakek/nenek).
Ini untuk menjaga keunggulan kelinci, ini fungsinya kelompok, bisa untuk tukar menukar pejantan.
  • Mencatat jam, tangdal dan bulan dalam mengadakan perkawinan.
ini berfungsi untuk mempersiapkan kapan beranak dan jenis genitiknya yang akan diturunkan, dan bila memungkinkan, pada jam yang sama mengawinkan betina diatas empat ekor (ingat, satu jantan hanya boleh ngawini satu indukan) hal ini untuk mempermudah dalam penyusuan, misalnya induk ada yang beranak                    sepuluh, tapi ada yang beranak enam, nanti uang beranak enam ditambah brindil dari yang beranak sepuluh.
  • Mempersiapkan kandang untuk berkembang biak.
Mempersiapkan kandang untuk berkembang biak bukan kotak untuk anak, tetapi kandang yang memang digunakan untuk indukan guna beranak, melatih  brindil berjalan dan untuk induk juga bisa leluasa.
  • Memberikan sesuai dengan porsinya atau kebutuhannya.
Artinya brindil, kelinci muda, kelinci indukan dan pejantan berbeda beda kebutuhannya, misalnya untuk kelinci  indukan membutuhkan banyak pospor dan kalsium dan disaat kebuntingan tua banyak membutuhkan hijauan segar.
  • Memanfaatkan air kencing dan kotorannya yang lebih bermanfaat,
Biasanya digunakan untuk  pertanian, kerajinan dan lainnya.
  • Ternak kelinci merupakan bagian hidup dalam keluarga.
Bahwa dengan ternak kelinci, sebenarnya tambahan anggota keluarga yang berujud ternak, sehingga ternak lapar sama saja anggota keluarga kita lapar, termasuk  sakit.
  • Bertukan pengalaman sesama anggota  ternak kelinci.
tujuan dari ini adalah agar pengalaman dari berbagai peternak dapat dikembangkan dan diambil manfaatnya,sehingga bila terjadi di pe, kita sudah punya ilmunya yang dari pengalaman peternak lain.
  • .Kelinci menjadi manfaat di lingkungan keluarga kita.
Dengan kehadiran kelinci, tentu tujuannya ada manfaatnya, mendatangkan penghasilan, sebagai peningkatan status sosial, sebagai kesenangan (hobies).
  • Mengusahakan ternak kelinci yang dapat dijual karena tambahan nilai
Terutama beternak yang tujuannya untuk pendapatan keluarga
  • Tukar pengalaman dan peningkatan ilmu tentang ternak kelinci
Untuk mengurangi kejunuhan dan menambah motivasi baru dalam beternak.
  • Ikut dalam paguyuban yang bertujuan dan visi serta misi yang jelas untuk memperlancar usaha ternak
Iklan

Penyapihan Kelinci

Standar

 

 

Menyapih adalah merupakan proses belajar bagi kelinci kecil untuk hidup mandiri dan terlepas dari ketergantungan induknya.

Sebetulnya proses penyapihan ini tidak perlu dilakukan secara manual karena secara otomatis si induk sendiri yang akan melakukannya jika dirasakannya secara insting bahwa anak-anak mereka sudah dapat mempertahankan kehidupan mereka sendiri.

Tapi berhubung ada tujuan lain dari pemilik, terutama untuk mempercepat periode produksi dan agar si anak-anak kelinci ini dapat segera dijual maka mau tidak mau proses penyapihan harus segera dilaksanakan. Dan biasanya para pemilik/peternak memiliki periode tertentu dalam menentukan masa penyapihan, kira-kira pada anak kelinci yang berusia 1-1,5 bulan. Alasan lain mempercepat penyapihan adalah adanya kondisi tidak aman bagi si anak kelinci (dalam usia kurang dari masa penyapihan). Contoh yang sering terjadi adalah bahwa si induk tidak mau menyusui anaknya, atau meninggalkan anaknya begitu saja setelah lahir. Untuk hal ini akan kita pisahkan materi penulisannya pada kesempatan yang lain. Tulisan pada post ini adalah hanya untuk kategori normal penyapihan.

Sebetulnya kapan sich waktunya untuk menyapih kelinci?

Kelinci dapat disapih mulai usia 4 minggu, karena pada masa ini produksi susu dari si induk mulai sedikit dan sudah saatnya mulai memisahkan anak-anak kelinci dari induknya. Langkah awal penyapihan adalah dengan memilih anak kelinci yang memiliki tubuh paling besar dari kelompoknya untuk dipindahkan pertama kali. Kemudian pada 2 hari berikutnya lakukan kembali untuk anak kelinci yang lain. Lakukan hal ini sampai anak-anak kelinci semuanya terpisah dari induknya. Nah pada saat inilah si kelinci kecil mulai belajar untuk makan dan minum sendiri. Pada saat ini yang perlu diperhatikan adalah kondisi dari masing-masing anak kelinci tersebut, jika saja ditemukan salah satu dari mereka memiliki kesulitan dalam hal makan dan minumnya sehingga akan mengganggu pertumbuhannya maka kembalikan ia ke induknya dan biarkan ia bersama induknya lebih lama dibandingkan dengan yang lainnya.

Yang penting juga untuk diperhatikan adalah bahwa, kelinci-kelinci kecil ini sangat rentan sekali terhadap penyakit yang namanya diare. Kebersihan kandang, peralatan makan/minum dan pakan yang diberikan harus lebih diperketat. Penting juga untuk memperhatikan tanda-tanda yang bisa diketahui apakah anak-anak kelinci ini ada yang terserang diare.

Masa-masa kritis dari proses penyapihan ini adalah sampai si anak kelinci memiliki usia 2 bulan, jika mereka semua dapat melewati masa ini maka resiko kematian akan semakin berkurang.

Cara mengetahui Kelinci Hamil

Standar

Sesuai dengan judul tulisan diatas, adalah merupakan salah satu pertanyaan yang  sering kali dilontarkan oleh para pecinta/pemelihara kelinci. Dan pertanyaan kemudian yang menyusul adalah, setelah kelinci hamil bagaimana cara merawatnya?, termasuk merawat anak-anaknya.

Sebetulnya cara penanganan kelinci yang sedang hamil tidak jauh berbeda dengan menangani kelinci secara normal. Dari banyak kasus memang hanya beberapa saja kelinci yang memiliki prilaku yang berbeda pada saat kehamilannya. Secara umum tanda-tanda kelinci yang sedang hamil adalah si kelinci betina akan menolak untuk didekati oleh kelinci pejantan setelah masa kawinnya, kemudian dengan berjalannya waktu, si Calon induk akan mulai terlihat mengumpulkan jerami-jerami/sobekan kertas koran serta disertai dengan perontokan bulu untuk membuat sarangnya kira-kira seminggu sebelum masa kelahirannya. Kelinci yang sedang hamil juga memiliki nafsu makan/minum yang bertambah, maklum makanan yang tadinya hanya untuk si Calon induk kini harus berbagi dengan calon bayi yang dikandungnya. Kadang-kadang prilaku agresive juga ditunjukan dan biasanya ini dialami oleh kelinci yang baru pertama kali mengalami proses kehamilannya.

Tanda-tanda kehamilan yang disebutkan tersebut adalah tanda-tanda berlaku umum dan tentu saja tingkat ke-akurasiannya tidak dapat dijadikan sebagai acuan baku. Karena bisa saja Kelinci-kelinci tersebut memiliki tanda-tanda itu, tapi toh ternyata tidak hamil.

Sebetulnya ada salah satu metode lagi yang sangat representative untuk memastikan kelinci tersebut itu hamil atau tidak. Saya yakin para pembaca pasti langsung menuju ke satu kata yang sama, yakni “Teknik Perabaan / Palpasi”.

Banyak para pemilik kelinci menilai bahwa teknik Palpasi ini adalah sulit untuk dipelajari, padahal jika ada kemauan tekni Palpasi ini sangat mudah untuk dipelajari dan dipraketkan. Teknik palpasi ini dapat dilakukan pada kelinci yang sudah dikawinkan sekitar 10 hari sebelumnya. Tentunya kelinci yang sudah mengalami kehamilan kedua, ketiga dst, adalah sangat mudah dalam mem-praktekan teknik palpasi ini dibandingkan dengan kelinci yang baru pertama kali kehamilannya.

Jadi gimana donk, cara-cara melakukan praktek palpasi? wah dah gak sabar rupanya ya…. Oke kita langsung ke pokok materinya.

Ukuran janin kelinci usia 10 hari
Ukuran janin kelinci usia 10 hari

Setelah kelinci dikawinkan selama 10 hari dan jika perkawinan tersebut sukses, maka akan terbentuk janin. Ukuran janin setiap jenis kelinci adalah seragam dan hampir seluruhnya menyerupai ukuran buah blueberry/buah arbei. Dari ukuran, tidak ada perbedaan antara fetus/janin dengan kotorannya.   Meskipun secara ukurannya adalah sama, tapi ada perbedaan dari bentuknya.

Pembanding Kotoran dan Janin usia 10 hari
Pembanding Kotoran dan Janin usia 10 hari

Kotoran kelinci menyerupai padatan seperti batu karang dan tidak akan berubah bentuknya sewaktu dilakukan palpasi, berbeda dengan janin yang konturnya seperti menyerupai gel yang lembut dan dapat berubah bentuknya sewaktu dilakukan palpasi.

Dan dibawah ini adalah janin yang berusia  14-17  hari, ukurannya sebesar buah anggur.

Ukuran usia janis 14-17 hari
Ukuran usia janis 14-17 hari

Langkah-langkah melakukan teknik perabaan / Palpasi :

Langkah pertama
Langkah pertama

1. Tempatkan kelinci pada bidang datar dengan ketinggian yang nyaman untuk anda, bisa digunakan meja makan atau meja yang lain. Kemudian letakan telapak tangan pada permukaan meja. Satu tangan memegang dibagian kepala kelinci sambil menekannya secara lembut agar sikelinci terlihat membungkuk. Kemudian dorong telapak tangan anda kebagian bawah perut kelinci dengan posisi telapak menghadap kebawah.

Membalik telapak tangan
Membalik telapak tangan

2. Setelah telapak tangan anda berada dibawah perut sikelinci, kemudianbalik telapak tangan menghadap keatas hanya dengan mengangkat pergelangan tangan, posisi jari dan ibu jari tetap berada disisi sebelumnya.

Seperti memakai pelana terbalik
Seperti memakai pelana terbalik

Dan gerakan ini seakan-akan seperti memakaikan saddle/pelana pada perut si Kelinci. Lakukan tekanan  sambil meraba dengan seluruh  jari pada perut si Kelinci .

Beberapa orang mungkin bingung untuk membedakan antara kotoran dengan embrio, tapi hal ini bisa dihindari bahwa kotoran memiliki tekstur yang keras, akan terasa pada bagian perut yang mendekati tulang belakang sedangkan emrio adalah bertekstur gel (kenyal) dan biasanya bisa ditemukan pada bagian tengah perut. Melakukan teknik palpasi pada masa kehamilan yang telah melewati 2 minggu adalah lebih mudah menemukan embrio dibandingkan yang 10 hari karena pada  janin yang berusia 2 minggu biasanya embrio sudah mulai turun kebawah.
Jika pada usia 2 minggu ini belum juga ditemukan adanya kehamilan, maka si Kelinci bisa dikawinkan kembali.
Mudah-mudahan bisa membantu.
Source: dari berbagai sumber di internet.

Petunjuk Dasar pencegahan Penyakit pada Kelinci

Standar

Para pengunjung aMmy Rabbit’s  yang setia,

Seperti kita ketahui bersama, bahwa peliharaan kita (kelinci) adalah merupakan hewan yang sangat rentan sekali terhadap penyakit. Pola makan yang salah, perubahan cuaca, lingkungan yang tidak bersih dan masih banyak lagi faktor penyebab yang dapat mengakibatkan si Kelinci sakit dan tidak jarang pula berakhir dengan kematian.  Tidak ada obat yang lebih mujarab untuk bisa menyelamatkan hewan kesayangan kita ini selain suatu tindakan yang dapat kita lakukan, yakni “tindakan pencegahan“.

Kali ini tulisan yang saya share adalah mengenai petunjuk dasar dan sederhana yang Saya yakin kita semua bisa lakukan.

Selamat membaca.

  • Penyakit adalah merupakan hal yang alami yang akan hinggap pada setiap mahluk hidup, dan tidak semua penyakit bisa disembuhkan atau dihilangkan secara total.  Tapi dengan tindakan-tindakan yang pintar maka penyakit akan dapat ditekan ke level yang paling minim dan berisiko rendah.
  • PENCEGAHAN PENYAKIT ADALAH SANGAT-SANGAT LEBIH BAIK DIBANDINGKAN DENGAN MENGOBATI.
  • Pemilihan bibit yang baik adalah sangat diperlukan jika Anda ingin memeliharanya untuk diternak-kan. Daya tahan tubuh yang tinggi, umur yang panjang dan produktivitas yang tinggi merupakan faktor penentu keberhasilan.
  • Hindari memelihara kelinci dalam jumlah yang besar dan lingkungan yang kecil/sempit.
  • Berilah ventilasi yang cukup untuk setiap kandang kelinci. Bentuk kandang yang tertutup dengan alas kawat akan mengakibatkan ventilasi udara mengalir dari bawah keatas dan jenis ventilasi seperti ini adalah tidak disukai kelinci.
  • Sesekali, bawalah kelinci Anda untuk menikmati sinar matahari pada saat hari tidak terlalu panas.
  • Jagalah selalu kandang kelinci Anda bersih dan tetap kering, perhatikan kebersihan tempat makan dan minumnya, hal ini dapat mencegah dan meminimalisir penyebaran kuman penyakit.
  • Selalu isolasi beberapa minggu untuk kelinci-kelinci yang baru anda dapatkan dari manapun jika ingin dikumpulkan dengan peliharaan anda yang lain.
  • Selalu isolasi kelinci yang dicurigai terkena infeksi penyakit, jika Anda senang merawat peliharaan anda maka selalu dahulukan merawat kelinci yang sehat dan rawatlah kelinci yang sakit pada proses terakhir.
  • Lindungilah kelinci Anda dari lingkungan yang dapat membuat kelinci terganggu (misal daerah yang bising, berasap, perubahan temperature yagn ekstrim jika dipelihara diruang terbuka, dll), hewan-hewan pengganggu/pencari mangsa (kucing, tikus, anjing, musang, dll). Faktor-faktor ini dapat membuat kelinci anda stress.
  • Biarkan kelinci Anda dapat menikmati masa istirahatnya sesuai dengan siklus hidupnya. Kelinci memeliki ke-aktifannya pada masa menjelang subuh dan sore hari.

Akhir kata, mudah-mudahan ada manfaat yang bisa diambil dari post ini.

Makanan Kelinci

Standar

© RUMPUT

Rumput adalah bagian yang paling penting dari makanan kelinci. Anda juga bisa memberikan Timothy Hay (rumput kering jenis Timothy, banyak dijual di pet shop terkemuka). Namun, jika tidak ada Timothy hay, rumput yang biasa tumbuh di pekarangan rumah pun bisa diberikan untuk kelinci, selama tidak mengandung obat-obatan atau pestisida.

Rumput sangat penting untuk memenuhi kebutuhan serat kelinci, sehingga mencegah terjadinya penyumbatan di saluran cerna. Rumput juga sehat untuk pertumbuhan gigi kelinci karena  harus dikunyah. Gigi kelinci tumbuh terus menerus, dan mengunyah akan menjaga gigi tetap tajam sehingga pertumbuhan gigi tidak terlalu cepat. Pertumbuhan gigi kelinci yang terlalu cepat akan membuat kelinci merasa tidak nyaman saat makan, bahkan bisa menimbulkan luka dan infeksi di rongga mulut.

Selain itu, rumput juga dapat membuat kelinci merasa kenyang sehingga dia tidak menggigit-gigit barang-barang yang ada di dekatnya, misalnya kabel computer, kaki meja, dll. Berikan rumput sebanyak mungkin (tidak terbatas), tetapi sesuaikan agar rumput habis dalam waktu 1-2 hari.

Taruh rumput di kotak pasir dan ganti setiap 1-2 hari sekali. Kelinci suka buang air sambil mengunyah.

Kelinci dapat diberikan rumput segera setelah disapih induknya.

 

© SAYUR-SAYURAN

Sayur-sayuran menyediakan lebih banyak nutrisi dan air untuk kelinci anda. Tetapi, ingatlah bahwa beberapa jenis sayuran dapat membuat tinja kelinci lebih lunak, bahkan mebuat kelinci diare. Karena itu, cobalah memberikan jenis sayuran baru sedikit saja, dan tambahkan porsinya jika tidak terjadi apapun pada kelinci anda. Selain itu, pastikan untuk mencuci sayur-sayuran tersebut sebelum diberikan pada kelinci dan sisakan sedikit air (jangan dikeringkan) untuk kelinci anda.

Berikan kelinci anda bermacam-macam jenis sayuran (2-3 macam setiap hari). Kelinci memiliki jumlah ujung saraf perasa yang jauh lebih banyak dari manusia dan seperti manusia, kelinci juga menikmati makanannya.

Selada dapat diberikan, tetapi hanya varietas yang berdaun hijau tua yang mengandung cukup nutrisi. Hindari selada bonggol dan salad dressing!

Dibawah ini adalah jenis-jenis sayuran yang dapat diberikan pada kelinci anda , dan kandungan kalsiumnya per cangkir sayuran (makin rendah kadar kalsiumnya, makin baik) :

Þ  Daun bit                      (46 mg)

Þ  Brokoli                        (42 mg)

Þ  Wortel dan daunnya    (30 mg)

Þ  Daun lobak                 (105 mg)

Þ  Selada air                    (40 mg)

Þ  Daun dandelion           (103 mg)

Þ  Daun kubis                   (94 mg)

Þ  Selada romaine             (20 mg)

Þ  Selada bokor                (38 mg)

Þ  Daun mustard               (58 mg)

Þ  Peterseli & seledri        (78 mg)

Þ  Daun paprika                  (6 mg)

Þ  Radijs dan daunnya        (28 mg)

Þ  Daun ketumbar

Þ   Daun chicory                 (180 mg)

Þ Daun kacang-kacangan (kedelai, kacang merah, kacang tanah, kacang panjang)

Þ Daun jagung dan daun pembungkus jagung

Þ  Daun ubi jalar dan umbinya

Þ  Daun petai

Þ  Kangkung (sedikit saja)

Þ  Daun dan tangkai apel

Þ  Tomat (sedikit saja)

Kelinci juga suka rempah-rempah seperti daun mint, kemangi, rosemary, daun adas, dll dalam jumlah kecil.

Yang tidak boleh diberikan untuk kelinci:

Þ Kacang-kacangan  — semua jenis kacang-kacangan tidak boleh diberikan untuk kelinci. Selain itu,   kacang-kacangan yang telah dikeringkan bisa menyumbat saluran pencernaan.

Þ Bit

Þ Kol (bisa membuat kembung)

Þ Daun /biji/tanaman kopi dan teh

Þ Jagung (2x seminggu masih diperbolehkan, tetapi jangan tiap hari karena bisa menyebabkan diare). Jagung kering juga dapat menyumbat saluran cerna.

Þ Kacang hijau

Þ Bawang (bawang merah, bawang Bombay, bawang putih)

Þ Kacang tanah, kenari, macadamia, dll

Þ Kacang polong (kacang polong kering dapat menyumbat saluran cerna)

Þ Rebung

Þ Bayam (mengandung kadar kalsium oksalat yang tinggi)

Þ Sayuran yang dicampur dalam bungkusan (banyak yang mengandung bayam)

Þ Sawi (segala jenis sawi: sawi hijau, sawi putih, dll)

Þ Kentang

Þ Terong

Þ Daun tomat

 

© BUAH-BUAHAN

Buah-buahan adalah cemilan yang paling baik untuk kelinci, dan di bawah ini adalah daftar buah-buahan yang aman dikonsumsi oleh kelinci. Hindari cemilan manusia seperti sereal, kacang-kacangan, roti (roti panggang tanpa mentega/toast sangat baik untuk kelinci), cokelat dan biji-bijian seperti crackers, pasta atau “rabbit treat” yang mengandung kadar biji-bijian, jagung dan gula yang tinggi yang banyak dijual di pet shop.

Buah-buahan yang berserat tinggi sangat baik, dan sebaiknya diberikan dalam potongan-potongan kecil sebagai cemilan. Tingginya kadar gula dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme di caecum, jadi cobalah berikan buah-buahan yang disebut dibawah ini dalam jumlah yang terbatas:

Þ Apel (jangan berikan bijinya-bijinya beracun)

Þ Pear

Þ Kesemek (peach)

Þ Papaya

Þ Stroberi

Þ Raspberi

Þ Pisang

Þ Anggur (singkirkan bijinya)

Þ Nanas

Coba berikan tangkai apel sebagai bahan kunyahan kelinci… kelinci suka mengunyah dan tangkai apel aman. Banyak kayu beracun untuk kelinci, jadi berhati-hatilah!

 

© PELET KELINCI

Pellet adalah butiran-butiran penuh nutrisi untuk memberi makan dengan mudah dan mempercepat pertumbuhan. Pellet sebenarnya dibuat untuk kelinci yang diproduksi secara komersil (diambil daging, bulu, atau untuk laboratorium), dan bukan untuk kelinci peliharaan.

Mengapa pellet tidak dianjurkan?

Pellet mengandung kalori yang tinggi — kelinci anda dapat menjadi gemuk.

Kelinci akan lebih suka memakan pellet (karena lebih mudah dikunyah dan rasanya enak) daripada rumput, yang dapat memperlambat proses pencernaan dan menimbulkan penyakit saluran cerna.

Pellet tidak memberikan kunyahan yang cukup, dan tidak baik untuk pertumbuhan gigi kelinci. Kelinci hanya memerlukan beberapa kali kunyahan untuk menghancurkan pellet.

Konsistensi pellet yang kering tidak menyediakan cukup cairan yang sangat penting untuk kesehatan ginjal kelinci.

Saat ini, telah diproduksi pellet yang bermutu baik; pellet yang terbuat dari rumput Timothy jauh lebih baik daripada pellet yang terbuat dari rumput Alfalfa, karena rumput alfalfa memiliki kalori yang tinggi.

Pellet tidak boleh menjadi makanan utama bagi kelinci peliharaan.

Pellet tidak boleh diberikan terus-menerus!

Pellet dapat diberikan untuk kelinci yang sedang dalam masa penyembuhan yang harus menambah berat badannya. Pellet yang terbuat dari rumput alfalfa boleh diberikan pada masa ini. Pellet tidak boleh diberikan bersamaan dengan cemilan, kecuali jika anda sedang membujuk kelinci anda untuk makan; tetapi coba berikan juga sayur-sayuran dan rumput.

 

© AIR

Kelinci membutuhkan banyak air bersih agar tetap sehat. Ada mitos yang beredar bahwa kelinci tidak membutuhkan air, tapi mitos ini salah besar. Kelinci rumahan memerlukan air.

Mangkuk berdasar tebal atau botol minum kelinci (dapat dibeli di pet shop dan swalayan besar) dapat digunakan untuk tempat minum kelinci. Pilihlah mangkuk yang tidak mudah dijatuhkan oleh kelinci.

Ganti air setiap 1-2 kali sehari.

Kelinci yang memakan sayuran segar yang telah dibilas terlebih dahulu akan minum lebih sedikit, tetapi jangan pernah menyingkirkan air dari kelinci anda. Air bersih harus tersedia setiap saat.

Air seni kelinci dapat berubah warna, tergantung pada makanan yang dimakannya dan pigmen pada tanaman tersebut. Warna kuning sampai kemerahan dapat ditemukan pada air seni. Air seni yang berwarna putih dapat disebabkan karena kelebihan kalsium.

 

© CEMILAN KELINCI

Cemilan kelinci dapat berupa buah – buahan (segar maupun kering), umbi – umbian (wortel, ubi jalar, radijs) dan cemilan buatan pabrik yang tdapat dibeli di petshop. Untuk mengetahui lebih jelas tentang cemilan kelinci, silakan klik “cemilan” di navigation bar.